welcome to my blog !

 

About Me

Fadhli Rafiqi (lahir di kota payakumbuh), kerap dipanggil Fadhli, Fad, Li, TBoy, Master, Boy atau TB. Fadhli Rafiqi lahir dari pasangan Fidel Andrianto (ayah) dan Rahmi Darwati (ibu)....more

 

Latest News

 

Masa depan pengguna narkoba (remaja)

Filed Under (Artikel Lomba Blog) by Ph4][)HL1 R4Ph1Q1 on 06-09-2008

Tagged Under : , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

BARU saja menghadiri menyelesaikan pendidikan tinggi. Kami semua merasa bangga sekaligus terharu menyaksikan acara selamatan tersebut keponakan saya yang telah berumur 26 tahun itu adalah mantan pengguna narkoba. Jadi, ketika kuliah di sebuah perguruan tinggi swasta, dia dikeluarkan karena diketahui menggunakan narkoba.

 

Kami amat terpukul dengan peristiwa tersebut karena keponakan tersebut kami kenal sebagai anak pintar dan sopan. Dia amat peduli dengan orang lain dan tak segan-segan mengorbankan waktunya untuk menolong orang. Riwayat pendidikannya sejak SD sampai SMU selalu menduduki peringkat lima besar.

 

Kedua orangtuanya amat bangga dan berharap anak yang paling besar ini kelak akan dapat membimbing dan menjadi contoh bagi kedua adiknya.

 

Namun, sejak peristiwa tersebut, keadaan menjadi berbalik. Ibu keponakan saya sampai dirawat di rumah sakit karena depresi. Untunglah ayahnya cukup tabah, dan setelah berkonsultasi dengan dokter, keponakan saya dimasukkan ke wisma pemulihan pengguna narkoba.

 

Dia tinggal di sana selama enam bulan dan masih harus datang setiap bulan untuk berkonsultasi serta menghadiri acara di wisma tersebut. Setelah setahun pemulihan, barulah dia bangkit kembali dan melanjutkan kuliah di universitas lain.

 

Dia benar-benar berusaha untuk belajar dengan baik dan alhamdulillah, ternyata dia berhasil lulus dengan baik. Orangtuanya amat gembira dan kami pun semua merasa bersyukur atas keberhasilan perjuangannya.

 

Sebagai orang yang awam dalam masalah narkoba, saya ingin mendapat penjelasan, apakah remaja yang pernah menggunakan narkoba dapat melanjutkan sekolah?

 

Selama ini saya mendengar bahwa pengguna narkoba adalah sampah masyarakat yang tak mungkin dapat diperbaiki kembali sehingga sekolah dan masyarakat menolak mereka.

 

Apakah narkoba tak mempengaruhi kecerdasan seseorang?

 

Mungkinkah keponakan saya berkeluarga dan hidup normal seperti pemuda lain?

 

Dapat dokter ketahui, keponakan saya itu laki-laki dan sekarang sudah punya pacar.

 

 

Sulasmin Bandung

 

JUMLAH remaja yang menggunakan narkoba di negeri Indonesia sudah mencapai jutaan orang. Kita semua prihatin dengan keadaan ini dan perlu turut serta mengatasi masalah yang timbul akibat maraknya penggunaan narkoba.

Aparat penegak hukum telah berusaha mengurangi peredaran narkoba, dan kita sebagai anggota masyarakat perlu menjaga keluarga kita dengan menyadarkan para remaja tentang bahaya narkoba.

 

Sebagian besar remaja menggunakan narkoba akibat pengaruh teman sebaya. Karena itu, orangtua perlu menjalin hubungan yang akrab dengan remaja dan memperhatikan lingkungan pergaulan mereka.

 

Memang, dalam keadaan orangtua yang sibuk, pada banyak keluarga, komunikasi orangtua dengan remaja amatlah minim sehingga orangtua sering terkejut ketika mengetahui anak mereka telah menggunakan narkoba.

 

Remaja yang menggunakan narkoba perlu ditolong dan jangan dijauhi. Dia perlu ditolong dan dibantu dalam upaya keluar dari keadaan adiksi (kecanduan narkoba). Upaya untuk keluar dari adiksi bukanlah mudah, karena itu keluarga perlu memberi dukungan.

 

Pengaruh penggunaan narkoba terhadap kecerdasan tergantung pada jenis narkoba yang dipakai. Kokain, misalnya, dapat mengganggu kemampuan berpikir. Jenis narkoba yang sekarang ini banyak digunakan di kota besar adalah heroin yang oleh para pengguna sering disebut putauw serta amfetamin atau populer dengan sebutan ecstasy.

 

Cara menggunakan narkoba juga mempengaruhi kesehatan pengguna. Penggunaan narkoba dengan cara suntikan berisiko untuk menularkan penyakit karena biasanya jarum suntik digunakan secara bersama. Selain itu, jarum yang tidak steril dapat mengakibatkan berbagai kuman penyakit masuk tubuh dan menimbulkan infeksi di katup jantung, paru-paru, atau organ tubuh lainnya.

 

Keponakan Anda telah berhasil menamatkan pendidikannya. Semua patut memberikan pujian atas kerja kerasnya belajar dan berjuang melawan adiksi. Memang cukup banyak remaja yang dapat berhasil kembali ke keadaan sebelum menggunakan narkoba.

 

Namun, semua pihak juga harus menerima kenyataan bahwa banyak juga remaja pengguna narkoba yang tak akan mampu meneruskan pendidikannya. Semua remaja mantan pengguna narkoba ini perlu diberi kesempatan untuk merancang masa depan mereka.

 

Bagi mereka yang mampu meneruskan pendidikan, hendaknya pintu pendidikan jangan ditutup. Sedangkan yang tak dapat meneruskan pendidikan dapat dilatih keterampilan praktis yang akan dapat dijadikan mata pencahariannya dalam rangka hidup mandiri di masa depan.

 

Di luar negeri (Malaysia), pemerintah menyediakan layanan wisma dan pendidikan bagi remaja pengguna narkoba. Di Indonesia, masyarakat perlu memahami bahwa remaja mantan pengguna narkoba perlu diberi kesempatan dan diterima di tengah masyarakat secara wajar.

 

Mengenai kehidupan berkeluarga, pada prinsipnya dia dapat hidup normal, menikah, dan punya anak. Namun, sebaiknya sebelumnya keponakan Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter untuk menentukan keadaan kesehatan.

 

Saya pun turut mengucapkan selamat atas keberhasilan keponakan Anda.

Pasang Iklan Disini

Related Posts:

Leave a Reply

Subscribe to Rss Feed : Rss